"ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ 𝕬𝖍𝖑𝖆𝖓 𝖜𝖆𝖘𝖆𝖍𝖑𝖆𝖓 𝖘𝖊𝖑𝖆𝖒𝖆𝖙 𝖉𝖆𝖙𝖆𝖓𝖌 𝖉𝖎 𝖇𝖑𝖔𝖌 𝖎𝖓𝖎, 𝖘𝖊𝖒𝖔𝖌𝖆 𝖇𝖊𝖗𝖒𝖆𝖓𝖋𝖆𝖆𝖙"

Rabu, 04 Februari 2026

Tahun kesedihan

 Tahun demi tahun dakwah Rosul kian lama makin penuh dengan tantangan dan ujian, kaum mukminin diharuskan menahan dan bersabar atas perilaku kaum musrikin mekah yang semena mena, akan tetapi pada tahun kesepuluh kenabian terjadi hal yang memilukan bagaimana tidak diwaktu yang berdekatan Rosulullah sholollohu alaihi wasalam kehilangan isteri tercinta ibunda Khadijah dan pelindung sekaligus pamannya Abu Tholib, inna lillahi wainna ilaihi rojiun

Kejadian ini membuat kaum kafirin sangat senang, dikarenakan ketika Khadijah dan Abu Tholib masih hidup mereka tidak bisa berbuat banyak untuk menindas dan melukai nabi secara langsung mengingat Khadijah seorang pedagang kaya yang membuatnya disegani masyarakat Mekah pada saat itu, juga pamannya yang seorang pembesar Mekah, sekalipun tidak memeluk islam tetapi beliau siap melindungi dan menjaga jikalau ada yang menghalangi dakwah Rosul.

Kematian kedua orang penting tersebut disebabkan karena pemboikotan yang dilakukan kaum kafirin terutama bani Quraish yang melarang terjadinya interaksi sosial dan ekonomi seperti pernikahan dan perdagangan dengan bani Tholib dan bani Hasyim juga menghadang apabila ada yang hendak memberikan bantuan berupa pasokan makanan dimana bani Hasyim dan Mutholib adalah keluarga terdekat nabi, kejadian ini cukup lama kurang lebih tiga tahunan yang membuat Rosul dan para sahabat tersiksa oleh kelaparan hingga akhirnya Alloh memberikan pertolongan dengan merusak perjanjian pemboikotan yang tergantung di ka'bah melalui rayap yang memakannya maka otomatis perjanjian pemboikotan berakhir dengan sendirinya, namun dampak dari kejadian itu ialah meninggalnya dua pelindung Nabi yang  membuat Rosul amatlah bersedih kendatipun beliau seorang Nabi dan Rosul, beliau juga seorang insan yang memiliki hati dan perasaan, ditambah tambah lagi perlakuan kafir Quraish yang bertambah berani melakukan penyiksaan secara fisik dan psikis.Wallohu a'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar