Kejadian ini membuat kaum kafirin sangat senang, dikarenakan ketika Khadijah dan Abu Tholib masih hidup mereka tidak bisa berbuat banyak untuk menindas dan melukai nabi secara langsung mengingat Khadijah seorang pedagang kaya yang membuatnya disegani masyarakat Mekah pada saat itu, juga pamannya yang seorang pembesar Mekah, sekalipun tidak memeluk islam tetapi beliau siap melindungi dan menjaga jikalau ada yang menghalangi dakwah Rosul.
Kematian kedua orang penting tersebut disebabkan karena pemboikotan yang dilakukan kaum kafirin terutama bani Quraish yang melarang terjadinya interaksi sosial dan ekonomi seperti pernikahan dan perdagangan dengan bani Tholib dan bani Hasyim juga menghadang apabila ada yang hendak memberikan bantuan berupa pasokan makanan dimana bani Hasyim dan Mutholib adalah keluarga terdekat nabi, kejadian ini cukup lama kurang lebih tiga tahunan yang membuat Rosul dan para sahabat tersiksa oleh kelaparan hingga akhirnya Alloh memberikan pertolongan dengan merusak perjanjian pemboikotan yang tergantung di ka'bah melalui rayap yang memakannya maka otomatis perjanjian pemboikotan berakhir dengan sendirinya, namun dampak dari kejadian itu ialah meninggalnya dua pelindung Nabi yang membuat Rosul amatlah bersedih kendatipun beliau seorang Nabi dan Rosul, beliau juga seorang insan yang memiliki hati dan perasaan, ditambah tambah lagi perlakuan kafir Quraish yang bertambah berani melakukan penyiksaan secara fisik dan psikis.Wallohu a'lam


Tidak ada komentar:
Posting Komentar