Kedewasaan berasal dari kata dewasa yang memiliki arti lebih dari sekadar usia, meskipun kita dianggap dewasa apabila telah mencapai usia tertentu sehingga telah dapat membuat kartu tanda penduduk dikelurahan, akan tetapi makna sesungguhnya dari dewasa adalah mencakup berbagai aspek kehidupan dari seorang individu.
Kedewasaan dapat dilihat dari sikap seseorang yang memiliki integritas dan tanggung jawab terhadap dirinya dan orang lain, sebagai contoh seorang anak usia delapan tahun berupaya berjualan dipinggir jalan untuk membantu perekonomian keluarganya secara umum bisa dikategorikan seseorang yang dewasa dilihat dari sudut pandang sikapnya yang rela mengorbankan waktu bermainnya untuk membantu orang tuanya.
Sebaliknya seseorang dengan egoisnya menyerobot antrian atau mengambil jalur lawan arah ketika berkendaraan adalah contoh seseorang yang belum dewasa pada hakikatnya sekalipun usianya sudah menginjak empat puluh tahun, ironisnya kita sering sekali mendapati orang orang yang seharusnya sudah dewasa secara usia namun belum secara kenyataan, hal ini merupakan sebuah fenomena yang mesti kita sadari bersama sehingga perubahan tatanan dalam berbangsa dan bernegara menjadi lebih baik.
Sehingga peraturan tidak hanya menjadi untaian kata penghias yang terpampang namun menjadi ketertiban bersama seperti kedewasaan dalam hal membuang sampah dapat mengurangi resiko banjir, kedewasaan dalam hal bersosial media menjadikan ketentraman dengan tidak ikut serta dalam penyebaran hoaks ataupun kabar yang belum tentu kebenarannya.
Intinya kedewasaan merupakan sebuah proses yang harus kita laksanakan secara kolektif dan berkesinambungan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar