"ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ 𝕬𝖍𝖑𝖆𝖓 𝖜𝖆𝖘𝖆𝖍𝖑𝖆𝖓 𝖘𝖊𝖑𝖆𝖒𝖆𝖙 𝖉𝖆𝖙𝖆𝖓𝖌 𝖉𝖎 𝖇𝖑𝖔𝖌 𝖎𝖓𝖎, 𝖘𝖊𝖒𝖔𝖌𝖆 𝖇𝖊𝖗𝖒𝖆𝖓𝖋𝖆𝖆𝖙"

Kamis, 05 Maret 2026

Jaring laba laba di Gua Tsur

 Meskipun Rosul dan Sayyidina Abu Bakr berhasil keluar Mekah namun mereka masihlah sangat jauh dari tujuan akhir yakni Madinah beliau Rosululloh memilih jalan yang tidak biasa, Rosul dan Sayyidina Abu Bakr berjalan menyusuri pesisir Arab guna menghindari kejaran para kafir Mekah yang saat itu sangat berambisi untuk menghabisi Rosul, semua cara dilakukan oleh para pembesar Kafir Quraish hanya untuk menemukan dan membunuh Rosul diantaranya membuat sayembara besar bagi siapa saja yang mampu melakukannya.

Hingga suatu ketika jejak nabi mulai ditemukan mereka para kafirin berbondong bondong mengikuti jejak tersebut yang berakhir pada sebuah bukit Tsur tepat sebelah selatan kota Mekah yang disana terdapat sebuah gua berukuran sempit, yang memang tempat tersebut dijadikan untuk bersembunyi oleh Rosul dan Abu Bakr dari pengejaran orang orang kafir, kini para pengejar hampir mencapai gua tersebut, menyaksikan kejadian tersebut menangislah Abu Bakr beliau sangat bersedih khawatir terjadi hal yang buruk jikalau mereka berhasil ditemukan oleh sekelompok kafirin tersebut.

Melihat sahabat karibnya bersedih Rosulpun menghiburnya dengan mengatakan,"janganlah bersedih sesungguhnya Alloh bersama kita",mendengar ucapan Rosul menjadi lapanglah hati Abu Bakr.Benar saja Alloh Subhanahu wata'ala memberikan perlindungan kepada hambanya dengan cara yang tak pernah diduga duga, saat itu juga sekonyong konyong laba laba membuat sarangnya dengan sangat tebal sampai sampai tidak ada celah yang bisa menembus sampai kedalam gua, bukan hanya itu seekor burung pun tiba tiba hinggap disana kemudian membuat sarang juga disana, menambah yakin pandangan akan tidak adanya manusia didalamnya.

Sesampainya kaum kafirin dimulut gua tsur yang sempit tersebut mereka menggelengkan kepalanya seakan tidak percaya bahwa Rosul hilang begitu saja tanpa jejak ditambah kondisi gua yang terlihat sangat sunyi dan tertutup rapat oleh sarang laba laba yang sangat tebal dalam fikiran mereka jikalau rosul didalam pastilah sudah rusak sarang tersebut, akhirnya mereka memutuskan kembali ke Mekah setelah berhari hari mengejar Rosul yang berakhir hanya membawa tangan yang kosong.

Tak lama berselang seseorang dari mereka sebut saja Suraqah mendengar suara cicak dari dalam gua, ia pun curiga ada manusia didalam gua tersebut lalu dia kembali  menuju gua tsur, dia pun berhasil mendapati Rosul dan Abu Bakr sedang bersembunyi didalamnya, ia pun bergegas menaiki kuda untuk mengejar rombongannya untuk memberi tahukan keberadaan Rosul namun Alloh berkehendak lain setiap kali dirinya menghentakan kudanya, maka seketika kaki kudanya amblas kedalam pasir begitu berulang ulang, hingga Suraqah pasrah dan meminta maaf pada Rosul dan berjanji tidak akan memberi tahukan keberadaan Rosul dan sahabat Abu Bakr disana, setelah itu kudanya bisa terbebas dari pasir da  Suraqah pun kembali ke Mekah sesuai janjinya dia tidak mengabarkan keberadaan Rosululloh sholollohu alaihi wasalam, begitulah cara Alloh memberikan keselamatan bagi siapa saja yang Ia hendaki, sekalipun semua orang di dunia menghendaki keburukan kepada hambanya jikalau Alloh menghendaki keselamatan maka tidak ada yang mampu mencelakainya, pun begitu sebaliknya, dengan demikian Rosul dapat melanjutkan perjalanan hijrahnya ke Madinah dengan aman.Wallohu A'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar