"ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ 𝕬𝖍𝖑𝖆𝖓 𝖜𝖆𝖘𝖆𝖍𝖑𝖆𝖓 𝖘𝖊𝖑𝖆𝖒𝖆𝖙 𝖉𝖆𝖙𝖆𝖓𝖌 𝖉𝖎 𝖇𝖑𝖔𝖌 𝖎𝖓𝖎, 𝖘𝖊𝖒𝖔𝖌𝖆 𝖇𝖊𝖗𝖒𝖆𝖓𝖋𝖆𝖆𝖙"

Kamis, 26 Februari 2026

Perjanjian Aqobah cikal bakal hijrah besar

 

Pada musim haji tahun ke 10 kenabian, Rosululloh berhasil mengislamkan seseorang berasal dari Yastrib yang sekarang disebut madinah sebelum nabi hijrah, namanya ialah Suwait bin Shamit yang asalnya dari Bani Aus salah satu kabilah besar di Yatsrib, sekembalinya ke Yatsrib Suwait menyebarkan ajaran islam namun sayangnya tidak berlangsung lama karena dirinya terbunuh ketika perang berkecamuk antara dua kabilah besar yakni bani Auz dan Khazraj diYastrib.

Pada musim haji berikutnya Rosululloh kembali berhasil mengislamkan orang madinah yang kali ini berasal dari bani Khazraj, kemudian orang tersebut kembali ke Yatsrib dan menyebarkan islam disana kali ini islam diterima oleh kebanyakan penduduk Yatsrib setelahnya bertepatan musim haji berikutnya pada tahun 12 kenabian kali ini ada sekitar 12 orang Yatsrib menemui Rosul guna melakukan sumpah setia kepada Rosululloh di bukit Shafa, dua belas orang tersebut terdiri dari sepuluh orang berasal dari bani Khazraj dan dua orang berasal dari Bani Auz, itulah indahnya islam mereka bani Auz dan Khazraj disatukan oleh iman islam setelah sebelumnya selalu bertikai selama ratusan tahun di tanah Yatsrib.Kejadian ini dinamakan perjanjian Aqobah biasa disebut juga sebagai Bai'at aqobah yang pertama, karena setelahnya akan datang serombongan besar penduduk Yatsrib yang bersumpah setia kepada Rosul dimusim haji tahun berikutnya.Rosul pun mengutus Mush'ab bin Umair untuk melihat kondisi islam di Yatsrib dan mengajarkan islam lebih mendalam ke penduduk Yatsrib yang dengan wasilah tersebut bertambah banyaklah orang islam di Tanah Yatsrib, berbeda dengan daerah daerah lain pada dasarnya Yatsrib sudah mengenal ajaran Yahudi yang memang banyak sedikitnya lebih mirip ajarannya dengan islam yang dibawa Rosululloh sholollohu alaihi wasalam.

Benar saja pada musim haji berikutnya bertambah banyaklah orang dari Yatsrib yang menemui Rosul kali ini jumlahnya cukup banyak sekitar 72 orang dua diantaranya wanita yang berasal dari bani Auz kejadian ini terjadi dimalam hari untuk menghindari kecurigaan kafir Quraish di Mekah, Rosululloh ditemani pamannya yaitu Abbas bin Abu Mutholib yang pada saat itu dia belum masuk islam namun karena kekhawatiran atas keselamatan ponakannya dia harus mendampingi Rosululloh menemui orang orang dari Yatsrib, setelahnya Rosululloh mengambil sumpah kepada mereka salah satu isi sumpahnya ialah mereka akan menjaga Rosul melebihi anak anak mereka dan menjamin keselamatan Rosul bilamana Rosul mau berhijrah ke Yatsrib, perjanjian ini kemudian dikenal sebagai Bai'at aqobah 2. Wallohu A'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar