Ketika Rosul menginjakan kaki di sidrotul muntaha malaikat jibril tidak lagi mengiringi beliau, sebab meski malaikat Jibril adalah makhluk suci yang diciptakan Alloh, tetaplah memiliki batasan sehingga jika ini dilanggar maka berakibat buruk baginya sehingga hanya Rosululloh sajalah yang berhak menerima undangan suci bertemu Alloh di Ars.
Terjadilah percakapan antara Alloh dan Rosulnya yang diabadikan dalam bacaan tahiyat ketika kita Sholat, pertama tama Rosul memuji kehadirat ilahi robbi"Segala penghormatan, keberkahan, selawat, dan kebaikan hanya milik Allah", kemudian Alloh membalas pujian dengan mengucapkan salam kepada Rosul "Salam sejahtera untukmu, wahai Nabi, serta rahmat dan berkah Allah".Menerima anugerah berupa keselamatan dari sang Kholiq Rosul pun tidak lupa berbagi kepada kita sebagai umatnya dengan berkata,"Salam sejahtera bagi kami dan hamba-hamba Allah yang saleh", dilanjutkan dengan bersyahadat,"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya".
Setelahnya Alloh subhanahu wata'ala menghadiahi Rosul dengan perintah Sholat lima puluh kali dalam sehari semalam dan dengan penuh kepatuhan beliau Rosululloh menerimanya dan kembali menuju bumi, hanya saja ketika melewati langit keenam Rosululloh dihadang oleh nabi Musa alaihissalam yang bertanya mengenai perintah yang Alloh berikan kepada Nabi Muhuammad Sholollohu alaihi wasalam, beliau Nabi Musa terkaget mengapa Rosul menerima begitu saja perintah Sholat yang begitu banyak hingga 50 kali sehari semalam beliau beranggapan untuk dirinya dan umatnya saja yang bertubuh besar tidak akan sanggup memikul kewajiban sholat sebanyak itu, apalagi umat Nabi Muhammad yang berperawakan kecil lagi berumur tak sepanjang umatnya, karena kekhawatirannya nabi Musa memerintahkan Nabi Muhammad untuk kembali lagi ke Ars untuk meminta kemudahan dan keringanan dari Alloh Subhanahu wata'ala.
Kejadian ini terjadi berulang ulang yang semula perintah Sholat 50 waktu sehari semalam menjadi hanya 5 waktu saja seperti yang diwajibkan dan dilaksanakan oleh kita sekarang, sungguh berkah yang Alloh berikan melalui pertemuan dengan Nabi Musa alaihissalam, tetapi sesungguhnya beliau masih menyarankan nabi untuk meminta keringanan lagi lebih sedikit dari 5 waktu hanya saja Nabi Muhammad menolaknya dikarenakan malu jika harus meminta keringanan lagi, karena Alloh meskipun telah mengurangi perintah sholat sepuluh kali lipat dari sebelumnya namun tetap menjanjikan pahala yang sama seperti mengerjakan sholat 50 kali sehari semalam, Maha suci Alloh dari segala kekurangan.Wallohu a'lam


Tidak ada komentar:
Posting Komentar