#Laman

Pages

Senin, 19 Januari 2026

Kisah sang Rosul

 Ketika umat manusia berada dalam kegelapan kehidupan menjadi sesuatu yang sangat mengerikan hukum rimba menjadi sebuah alasan dimana yang kuat menindas yang lemah, yang berkuasa semena mena terhadap kaum yang papa, Alloh Subhanahu wata'ala senantiasa mengutus seseorang dari suatu kaum untuk mengingatkan akan adanya hari pembalasan sekaligus menyampaikan risalah untuk umatnya.

Beruntung bagi kita umat Nabi Muhammad Sholollohu alaihi wasalam, sebagai Rosul terakhir yang Alloh turunkan, sebagai rahmat sekalian alam, beliau memiliki banyak mukjizat akan tetapi yang paling utamanya ialah Alqur'an sebagai pedoman bagi umat manusia hingga akhir masa.

Beliau Nabi Muhammad Sholollohu alaihi wasalam memiliki kisah hidup yang menakjubkan yang tak pernah lekang oleh waktu, sedari masih didalam kandungan hingga akhir hayatnya memiliki kisah yang patut kita teladani.

Nabi Muhammad Sholollohu alaihi wasalam lahir di Mekah pada tanggal 12 rabiul awwal di tahun gajah dimana pada saat itu kota mekah sedang diinvasi oleh pasukan bergajah pimpinan raja abrahah, saat Nabi Muhammad lahir dibarengi oleh padamnya api yang disembah kaum majusi disertai runtuhnya berhala berhala yang ada disekitar ka'bah ini menandakan kelahiran sang junjungan alam nabi terakhir yakni Nabi Muhammad Sholollohu alaihi wasalam yang membawa ketauhidan kepada Alloh Subhanahu wata'ala.

Saat hendak menyerang ka'bah raja abrahah yang congkak itu dihadang oleh kakek nabi yakni Abdul Mutholib, alih alih mencegah sang raja itu untuk menyerang ka'bah beliau malah meminta unta yang telah dirampas oleh sang raja untuk dikembalikan, rajaAbrahah pun keheranan pada saat itu dan akhirnya memberikan apa yang beliau minta, Abdul Mutholib berkata unta unta itu miliku sedang ka'bah milik Alloh maka Alloh lah yang akan menjaganya dari Abrahah, tanpa basa basi raja Abrahah pun melanjutkan penyerangannya ke ka'bah sedang Abdul Mutholib dan orang mekah pada saat itu menyaksikan dari kejauhan.

Benar saja ketika pasukan bergajah milik raja Abrahah menginjakan kakinya di sekitar ka'bah Alloh Subhanahu wata a'la mengutus burung burung ababil yang membawa batu kerikil dari neraka yang seketika menghacurkan sekaligus meluluh lantahkan raja Abrahah beserta pasukannya hingga tak bersisa kejadian ini Alloh Subhanahu wata a'la telah mengabadikannya dalam Alqur'an. 

Kejadian ini tidak luput dari rasa iri hati raja Abrahah yang tidak rela jika umat manusia seluruh dunia menziarahi ka'bah, sehingga dirinya mendirikan rumah ibadah yang lebih indah dan megah di daerah kerajaannya di Yaman pada saat itu, namun ternyata rumah ibadah yang dia dirikan sepi dari penziarah, bukannya bertobat dirinya malah berinisiatif menyerah ka'bah baitulloh  pikirnya jikalau ka'bah ia hancurkan maka para peziarah akan pindah ke tempat ibadah yang didirikannya, namun Alloh berkehendak lain sebab serangan Abrahah ke baitullah, dia dan pasukan gajahnya yang gagah berani Allah binasakan,.Wallohu a'lam bishowab


Tidak ada komentar:

Posting Komentar