"ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ 𝕬𝖍𝖑𝖆𝖓 𝖜𝖆𝖘𝖆𝖍𝖑𝖆𝖓 𝖘𝖊𝖑𝖆𝖒𝖆𝖙 𝖉𝖆𝖙𝖆𝖓𝖌 𝖉𝖎 𝖇𝖑𝖔𝖌 𝖎𝖓𝖎, 𝖘𝖊𝖒𝖔𝖌𝖆 𝖇𝖊𝖗𝖒𝖆𝖓𝖋𝖆𝖆𝖙"

Rabu, 28 Januari 2026

Dakwah sembunyi sembunyi

 Setelah Rosululloh Sholollohu alaihi wasalam mendapatkan wahyu pertamanya di gua hiro beliau tidak menerima wahyu lagi cukup lama sehingga membuat beliau gelisah amat terkira, meskipun beliau mencoba kembali berkhalwat tetap tidak ada satupun wahyu yang turun, hal yang paling beliau risaukan ialah kemungkinan kesalahan yang beliau lakukan menyebabkan terhentinya wahyu, padahal kejadian tersebut sebagai bukti bahwasanya Alqur'an benar-benar Allah lah yang turunkan, juga sebagai bantahan bagi golongan yang mengatakan bahwa Alqur'an buatan Muhammad.

Hari demi hari Rosulullah menunggu dengan kecemasan tetapi Siti Khadijah isteri beliau selalu menghiburnya. Hingga suatu hari menurut sebagian ulama setelah 6 bulan lamanya Rosul menantikan wahyu bagai seseorang yang merindukan kekasihnya akhirnya Alloh SubhanAllohu wata'ala menurunkan wahyu keduanya melalui Malaikat Jibril yang menampakan wujud aslinya, sungguh menerima wahyu bukan perkara yang mudah bagi Nabi, keringat bercucuran dan juga seolah mendengar suara gemerincing lonceng. Wahyu yang kedua ialah surah Al mudasir yang berisikan perintah kepada Nabi untuk memulai dakwah pertamanya.

Namun pada masa awal pertama berdakwah Rosul lakukan secara tersembunyi dan hanya kepada kerabat dekatnya saja, tersebutlah Khadijah sang isteri, Zaid bin Harits pembantu, Ali bin Abi Tholib ponakan serta Abu Bakr As-Shidiq beliau sahabat karib Rosul.Hikmah daripada dakwah sembunyi sembunyi tersebut adalah untuk mengkaderisasi umat muslim dan juga melindungi para pengikut Rosul dari tekanan, intimidasi juga penyiksaan para kafir qurais pada masa itu.Wallohu a'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar